Nama: Rizka Septa Anugrah
Kelas: 3PA10
NPM:17513902
Kasus
PIO
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepercayaan
publik menjadi modal kuat bagi korporasi untuk bisa menjalankan bisnisnya.
Coca-Cola dan Sinar Mas adalah contoh perusahaan yang tengah menghadapi tantangan
berat dalam membangun kepercayaan publik di tengah maraknya tudingan miring
atas kerusakan lingkungan dan kesehatan yang ditimbulkan dari bisnisnya.
Atul Singh, Direktur Coca-Cola Asia Pasifik,
mengakui prospek bisnis minuman ringan di dunia tak secerah dulu dengan
munculnya kebijakan sejumlah negara yang memperketat penjualan minuman.
Contohnya proyek Anti-Obesitas di Inggris, yang diyakini Singh bakal berdampak negatif
terhadap bisnis Coca-Cola.
"Coca-Cola adalah penjual minuman ringan terbesar
di dunia, tapi pada saat yang bersamaan karyawan kami akan berkurang sekitar 2
ribu orang pada tahun depan dengan adanya proyek anti Coca-Cola," jelas
Singh dalam sesi diskusi World Economic Forum (WEF) bertajuk 'Trust or Bust' di
Jakarta, Senin (20/4).
Tantangan lain yang dihadapi Coca-Cola, lanjut Singh
adalah terkait pemanfaatan sumber daya air yang kerap mendapat tentangan di
sejumlah negara. Singh mengklaim Coca-Cola selama ini lebih banyak
mengembalikan air ke tanah dibandingkan dengan volume air yang dikonsumsi untuk
produksi minuman soda.
"Pada 2020 kami berkomitmen untuk menetralkan
penggunaan air dengan pemanfaatan air hujan," tuturnya.
Dia menambahkan Coca-Cola menjadi produsen minuman
ringan terbesar di dunia tidak terlepas dari tingginya kepercayaan publik
internasional terhadap produk minuman sodanya. Kepercayaan tersebut dibangun
dengan aktif menjalin kemitraan dengan masyarakat dan lembaga-lembaga sosial
kemasyarakatan di sekitar lokasi pabrik Coca-Cola.
"Kami juga punya komitmen global untuk
memberdayakan lima juta perempuan pada 2020," tuturnya.
Analis
Kasus
Dari berita diatas saya menangkap bahwa Coca-cola memiliki
suatu masalah dimana ada banyak proyek yang akan menentang perusahaan minuman
ringan terbesar di dunia tersebut, dengan adanya proyek anti coca-cola tesebut menyebabkan
coca-cola kehilangan dua ribu pegawai.
Munculnya proyek tersebut dikarenakan kurang adanya
kepercayaan publik pada produk yang di miliki oleh coca-cola. Juga beberapa
peraturan yang ada di suatu daerah seperti, contoh diatas telah dikatakan di
inggris sudah adanya proyek anti-obesitas.
Dengan adanya proyek anti-obesitas ini bisa dilihat
sejumlah orang di Inggris akan mengurangi makan dan minuman yang membuat mereka
bisa menjadi obesitas, tentunya pada perusahaan coca-cola ini pasti memiliki
dampak yang cukup besar dengan berkurangnya konsumen.
Mungkin intervensi yang bisa dilakukan oleh
coca-cola adalah dengan membuat suatu produk yang meyakinkan bahwa produk
tersebut terpercaya dan aman untuk digunakan kepada publik, seperti contoh
sebelumnya coca-cola pernah membuat produk minuman ringan yang bernama zero sugar. Produk tersebut bisa di
promosikan kembali atau diperbaharui dengan begitu akan tetap atau bahkan menambah
jumlah konsumen setiap harinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar