Dari : Situs Alfi

Rabu, 04 November 2015

Tugas 3 Psikologi Manajemen Analisis Kasus

Nama: Rizka Septa Anugrah
Kelas: 3PA10
NPM:17513902

Kasus PIO
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepercayaan publik menjadi modal kuat bagi korporasi untuk bisa menjalankan bisnisnya. Coca-Cola dan Sinar Mas adalah contoh perusahaan yang tengah menghadapi tantangan berat dalam membangun kepercayaan publik di tengah maraknya tudingan miring atas kerusakan lingkungan dan kesehatan yang ditimbulkan dari bisnisnya.

Atul Singh, Direktur Coca-Cola Asia Pasifik, mengakui prospek bisnis minuman ringan di dunia tak secerah dulu dengan munculnya kebijakan sejumlah negara yang memperketat penjualan minuman. Contohnya proyek Anti-Obesitas di Inggris, yang diyakini Singh bakal berdampak negatif terhadap bisnis Coca-Cola.

"Coca-Cola adalah penjual minuman ringan terbesar di dunia, tapi pada saat yang bersamaan karyawan kami akan berkurang sekitar 2 ribu orang pada tahun depan dengan adanya proyek anti Coca-Cola," jelas Singh dalam sesi diskusi World Economic Forum (WEF) bertajuk 'Trust or Bust' di Jakarta, Senin (20/4). 

Tantangan lain yang dihadapi Coca-Cola, lanjut Singh adalah terkait pemanfaatan sumber daya air yang kerap mendapat tentangan di sejumlah negara. Singh mengklaim Coca-Cola selama ini lebih banyak mengembalikan air ke tanah dibandingkan dengan volume air yang dikonsumsi untuk produksi minuman soda. 

"Pada 2020 kami berkomitmen untuk menetralkan penggunaan air dengan pemanfaatan air hujan," tuturnya. 

Dia menambahkan Coca-Cola menjadi produsen minuman ringan terbesar di dunia tidak terlepas dari tingginya kepercayaan publik internasional terhadap produk minuman sodanya. Kepercayaan tersebut dibangun dengan aktif menjalin kemitraan dengan masyarakat dan lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan di sekitar lokasi pabrik Coca-Cola. 

"Kami juga punya komitmen global untuk memberdayakan lima juta perempuan pada 2020," tuturnya. 



Analis Kasus

Dari berita diatas saya menangkap bahwa Coca-cola memiliki suatu masalah dimana ada banyak proyek yang akan menentang perusahaan minuman ringan terbesar di dunia tersebut, dengan adanya proyek anti coca-cola tesebut menyebabkan coca-cola kehilangan dua ribu pegawai.

Munculnya proyek tersebut dikarenakan kurang adanya kepercayaan publik pada produk yang di miliki oleh coca-cola. Juga beberapa peraturan yang ada di suatu daerah seperti, contoh diatas telah dikatakan di inggris sudah adanya proyek anti-obesitas.

Dengan adanya proyek anti-obesitas ini bisa dilihat sejumlah orang di Inggris akan mengurangi makan dan minuman yang membuat mereka bisa menjadi obesitas, tentunya pada perusahaan coca-cola ini pasti memiliki dampak yang cukup besar dengan berkurangnya konsumen.


Mungkin intervensi yang bisa dilakukan oleh coca-cola adalah dengan membuat suatu produk yang meyakinkan bahwa produk tersebut terpercaya dan aman untuk digunakan kepada publik, seperti contoh sebelumnya coca-cola pernah membuat produk minuman ringan yang bernama zero sugar. Produk tersebut bisa di promosikan kembali atau diperbaharui dengan begitu akan tetap atau bahkan menambah jumlah konsumen setiap harinya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar